Sabtu, 28 Agustus 2010

Sejarah Hacker |̲̅●̲̅̅=̲̅●̅] HACKER |̲̅●̲̅̅=̲̅●̅]

HACKER...gw tertarik banget sebenarnya dengan kehidupan para hacker. sebenarnya gw kenal beberapa hacker indonesia, ea pastinya gw kenal dari dunia maya, mereka hidup dalam beberapa comunitas, salah satunya ada di comunitas gw. sifat dari mereka tuh beda", ada yang benar-benar terbuka, ada yang benar-benar tertutup, ada yang benar-benar memanfaatkan menjadi seorang hacker dengan menghancurkan site-site yang mereka ngak suka, eah bisa di bilang kekejaman mereka sengaja di perlihatkan, yahh pokoknya macam-macamlah... tapi untungnya mereka semua baik, sopan terhadap perempuan, saling ngebantu kalo diantara mereka ada yang perlu bantuan, dann yang penting, mereka itu mau berbagi ilmu dengan yang masih awam dalam dunia "hak-hack-an".. :) Sayangnya gw cuma tertarik dengan biografi mereka, so far... gw ngak belajar hack"an deh.. tapi dikit" (dikit banget) ngertilah tentang hak"an.. hahhaah :. Pokoknya semoga HACKER INDONESIA bisa di kenal ngak di dunia maya ajah, tapi bisa di kenal oleh dunia nyata, bahwa hacker indonesia itu banyak, dan pastinya berbakat banget [!]


penasarann dengan sejarahhh HACKER???... let's play!!!


Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota (MIT) yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat

== Sejarah Hacker ==

Tidak ada komentar:

Posting Komentar