Sabtu, 01 September 2012

"Tentang Boby"

3 hari yang lalu, kita dipertemukan Tuhan kembali. Selalu saja sama, dalam keadaan tidak disengaja. Aku menemani hati yang merindu untuk waktu yang lama, meskipun tidak kunanti. Hanya saja melihatmu, mengikuti setiap gerakkanmu, menutup mata untuk membayangkanmu sudah membuat hatiku tergelitik tersipu malu.

Entahlah rencana Tuhan, selalu saja tidak bisa ditebak. Membungkam segala kerinduan, lalu mengeluarkannya dengan maha dahsyat, Aku…. Masih saja tersipu malu dengan perasaan ini. Namun, waktu mengajariku menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, mungkin saja hanya sebatas ini, lalu hilang seiring jarum jam yang mengelilingi lingkaran setiap kehidupan.

Darimana aku bisa mengartikan apa yang aku rasakan, sedangkan ini hanya terjadi setahun sekali, dan ini sudah 3 tahun berturut-turut. Mungkinkah akan aku temukan dirimu di tahun ke 4, lalu rasa ini tumbuh dan mati kembali, dilanjutkan tahun ke 5, mulai tumbuh dan mati lagi, begituhkah seterusnya?. Lagi, mencoba menghargai waktu yang mengajariku untuk menunggu atas apa yang dikehendaki Tuhan dengan keadaan yang selalu saja tidak disengaja.

Kita adalah watak dalam setiap peran didunia yang kita mainkan. Jika memang saatnya kita bertemu, itu adalah saat yang tepat. Jika memang saatnya kita tidak akan bertemu lagi, itu adalah jawaban atas setegup Tanya mewakili rasa rindu yang mengendap di celah-celah kehidupan. –boby..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar