Satu, dua, tiga?
Sudah berapa lama waktu yang kita
habiskan hanya untuk berdiam diri?
Ah, bukan kita. Mungkin aku....
Lalu, berapa lama lagi waktu yang
kita butuhkan untuk bertemu?
Satu, dua , tiga minggu lagi kah?
Mungkin saja.
Mengingat UAS yang akan kita
tempuh sebentar lagi akan berakhir,
Setelah itu tidak ada lagi satu,
dua, tiga dan waktu seterusnya.
Dalam satu minggu saja, kadang
hanya satu, dua, tiga kali kita bertemu.
Tiga kali? Itu sudah paling
banyak. Kita pernah hanya satu kali bertemu.
------
dengan waktu yang tersisa ini,
aku bisa menjawab tak akan terjadi apa-apa setelah ini
seharusnya tak perlu memikirkanmu
lagi dari sekarang, karna hanya akan membuang waktuku saja
kau tau, selama ini aku bukan
sedang berdiam diri, aku hanya mencoba tenang
beda, antara berdiam diri dan
bersikap tenang, hanya saja kau tak tahu
---
Coba tebak, apa sampai akhir kau
disini, kita masih seperti ini?
Aku ingin menjawab tidak, tapi
jawaban yang paling mungkin adalah iya.
Setidaknya aku pernah merasa kau
menyimpan kepingan hati waktu itu,
Walau mungkin menurutmu tidak.
Mengapa? Padahal menurutku kau
yang memulainya
Karna aku tak pernah berputar
seperti waktu yang kau inginkan?
Bukan, waktu yang tak pernah
memposisikan kita disaat yang tepat.
Waktu..... memang begitu sulit
untuk menerkamu.
Atau memang aku saja yang sedang
dipermainkan waktu?.
Semoga ditempat yang
baru......... entahlah, aku takut menerka waktu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar